Download aplikasi launcher untuk

Berita Kota Online

Jl. Urip Sumohardjo No 20 Makassar (Gedung Graha Pena Makassar, Lantai 3) Telp. (0411) 451313, Fax. (0411) 452280

7 Sekolah Terlibat Tawuran, 16 Siswa Diamankan
di Update oleh ronalyw  
Rabu, 03 April 2013 06:00

ENREKANG, BKM -- Polres Enrekang memanggil para orang tua siswa yang terlibat dalam tawuran di Desa Kotu dan Desa Mendatte, Kecamatan Anggerajan baru-baru ini. Pemanggilan itu bukan hanya bagi para orang tua, tapi juga para kepala sekolah dan kepala desa. Pertemuan berlangsung di Polres Enrekang, Selasa (2/4).
Kapolres Enrekang, AKBP Ika Waskita melalui Wakapolres, Kompol Taufik mengatakan, pertemuan yang digelar ini dalam rangka membuat komitmen dan persetujuan pihak sekolah untuk memproses siswa yang terlibat tawuran.
"Kejadian yang seperti ini sering di kedua desa. Makanya, kami berinisiatif untuk membuat komitmen bersama bahwa siswa ini tetap akan diproses. Para kepala sekolahpun sepakat untuk itu," jelas Taufik.
Sementara Kapolsek Anggeraja, AKP A Azis Cendana menambahkan, tawuran diduga kuat telah terencana dengan baik. Karena sebelumnya, kata dia, telah ada dendam antardua desa bertetangga ini.
Akibat kejadian yang berlangsung Senin, 1 Maret itu, salah seorang siswa atas nama Kasmir (17)mengalami luka robek pada pelipis kiri dan patah tulang pada tangan kiri. Siswa SMK 2 Enrekang inipun langsung dilarikan ke RSU Massenrempulu untuk mendapatkan penanganan medis.
"Usai kejadian, kami langsung mengamankan 16 pelajar  di Polsek Anggeraja. Namun karena ada kekhawatiran akan merembes pada orang tua masing-masing pihak, makanya kami langsung bawa ke Polres Enrekang," ungkap Azis.
Kepala SMK 4 Enrekang, Parman sangat menyesalkan kejadian itu. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke Polres Enrekang untuk diproses. Apalagi bukan baru kali ini terjadi, tapi sudah seringkali siswa melakukan hal yang sama.
"Kasus ini sangat rawan. Ada ketakutan kasus ini bisa merembet kepada konflik antar dua desa. Makanya harus diselesaikan secara tuntas," kata Parman.
Tawuran yang terjadi itu melibatkan 7 sekolah, masing-masing SMK 2 Enrekang, SMA 1 Anggeraja, SMA Muhammadiyah, SMK 4 Enrekang, SMK 1 Enrekang, SMP 3 Kotu dan SMP 4 Bunu. (rah/rus/c)

 7 Sekolah Terlibat Tawuran, 16 Siswa Diamankan
Terkait :

UMI Gelar Workshop Kemahasiswaan

MAKASSAR, BKM -- Universitas Muslim Indonesia (UMI) akan menggelar workshop kewirausahaan mahasiswa UMI. Kegiatan ini akan dilaksanakan dua angkatan, mulai di auditorium Al Jibra Kampus II UMI 8-10 Mei dan 21-22 Mei 2014 mendatang.Wakil Rektor II

Read more

Dicari, Siswa yang Lakukan Konvoi

MAKASSAR, BKM -- Meski sejumlah pihak, termasuk Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, telah meminta siswa yang selesai melakukan ujian nasional tidak melakukan arak-arakan atau konvoi, sejumlah siswa tetap melakukannya.Usai mengikuti ujian h

Read more

UN Susulan Siswa SMA 23-25 April

MAKASSAR, BKM -- Ujian nasional (UN) bagi siswa SMA/SMK/MA dan sederajat berakhir Rabu (16/4). Namun, sejumlah siswa tidak bisa mengikuti UN yang digelar sejak Senin (14/4) lalu itu dengan berbagai alasan.Meski begitu, para siswa yang belum sempa

Read more

Antisipasi Konvoi Usai UN, 46 Polisi Berjaga di Sekolah

SIDRAP, BKM -- Sebanyak 46 orang personel Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Sidrap diturunkan di 23 SMA/SMK yang ada di Sidrap. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya aksi konvoi dan arak-arakan oleh siswa kelas XII usai melaksanakan Ujian Nasion

Read more
 

Comments are now closed for this entry

Banner