Download aplikasi launcher untuk

Berita Kota Online

Jl. Urip Sumohardjo No 20 Makassar (Gedung Graha Pena Makassar, Lantai 3) Telp. (0411) 451313, Fax. (0411) 452280

Taktisi Larangan Baliho, Buat Website Pribadi
di Update oleh ronalyw  
Rabu, 02 Oktober 2013 06:00

MAKASSAR, BKM -- Para caleg yang akan maju di Pemilu 2014, mulai mencari cara lain untuk bersosialisasi setelah adanya pelarangan pemasangan alat peraga yang tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang larangan caleg memasang baliho.
Berdasarkan PKPU nomor 15 tahun 2013 tentang pelaksanaan kampanye dan pelarangan pemasangan atribut memang ditanggapi beragam para caleg.
Ada juga yang langsung bersosialisasi dengan memasang stiker di setiap rumah dan tempat terbuka, hingga membuat website pribadi.
Seperti yang dilakukan caleg Partai Golkar untuk DPRD Sulsel di daerah pemilihan VI yang meliputi Maros, Pengkep, Barru, dan Parepare, Muh Ramli Rahim.
Ramli mengaku ,telah menyiapkan website sebagai solusi untuk melakukan sosialisasi tanpa membuat baliho.
"Saya sendiri menyiapkan website dengan alamat http://mrr-institute.com/. Ini sebagai media sosialisasi menyikapi PKPU soal larangan memasang baliho bergambar," ujar pengurus AMPG Sulsel ini, kemarin.
Dalam wesitenya, Ramli menyajikan tulisan-tulisan dan foto-foto kegiatannya selama ini. "Setidaknya pembaca yang mengunjungi website ini bisa lebih mengetahui secara dekat program dan visi misi saya maju di Pemilu 2014, termasuk menyosialisasikan komitmen saya jika terpilih," terangnya.
Selain membuat website, dirinya juga mengaku masih mengefektifkan kunjungan rumah per rumah yang dilakukan selama ini. "Sampai hari ini yang paling efektif menurut saya adalah sosialisasi langsung, pertemuan dengan 50-100 orang yang selama ini saya lakukan itu amat sangat efektif," terangnya.
Selain website, sejumlah caleg juga akan memanfaatkan media massa untuk bersosialisasi. Caleg Hanura Paulus Tandiongan dan Imbar Ismail akan memainkan cara ini sebagai bentuk sosialisasi. "Kami lebih tertarik untuk bersosialisasi di media cetak," ujar Imbar. (rif/ams/c)

Taktisi Larangan Baliho, Buat Website Pribadi
Terkait :

Cakka Minta Caleg Pusat-Provinsi Buat Sanggahan

BELOPA, BKM -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu masih merampungkan tahapan rekapitulasi penghitungan suara. Namun dalam proses rekap tersebut menuai banyak sorotan, khususnya dari caleg, baik tingkat provinsi maupun pusat. Mereka merasa dicurangi ole

Read more

Polisi Palopo Berbuat Onar di KPU Luwu

BELOPA, BKM -- Aiptu Abdul Wahab, seorang anggota Polres Palopo yang sehari-harinya bertugas di Polsek Telluwanua diamankan langsung Kapolres Luwu AKBP Alan Gerit Abast. Dia diciduk ketika berbuat onar saat berlangsung rekapitulasi suara di kantor KP

Read more

Hacker Curi Data Pribadi 18 Persen Pengguna Internet di AS

WASHINGTON - Aksi kejahatan dunia maya dipredikasi bakal semakin parah di masa datang. Hal ini berkiblat pada studi yang dilakukan Pew Research Center yang menunjukkan adanya peningkatan pencurian data pribadi pada awal tahun ini.Dari penelitian it

Read more

Sanksi Buat SDA Masih Mengambang

JAKARTA - Elite PPP terbelah dalam menyikapi kehadiran ketua umumnya, Suryadharma Ali (SDA), dalam kampanye Partai Gerindra beberapa waktu lalu. Di luar kubu yang berusaha menggoyang kepemimpinan SDA, tetap ada kelompok elite di belakang menteri agam

Read more
 

Comments are now closed for this entry

Banner