Download aplikasi launcher untuk

Berita Kota Online

Jl. Urip Sumohardjo No 20 Makassar (Gedung Graha Pena Makassar, Lantai 3) Telp. (0411) 451313, Fax. (0411) 452280

Makassar Politik
Jokowi-JK Peroleh 70 Persen Suara di Toraja
di Update oleh ronalyw   
Senin, 14 Juli 2014 15:44

MAKALE, BKM-- Target perolehan suara Capres-Cawapres pangan nomor urut 2 Jokowi-JK di Tana Toraja membuahkan hasil. Pasalnya dari 530 tempat pemungutan suara (TPS) di Tana Toraja yang tersebar di 19 kecamatan menunjukkan pasangan nomor urut 2 sudah mencapai 73 persen lebih, belum termasuk  4 kecamatan Simbuang, Mappak, Rano dan Bonggakaradeng yang memiliki kurang lebih 100 TPS.
Hasil rekapitulasi di 4 kecamatan tersebut belum masuk dikarenakan wilayahnya sangat terpencil dan terjauh di Toraja bagian Barat yang harus menyewa ojek Rp1 juta.
"Meskipun masih tersisa suara sekitar 30 pesen pasangan capres nomor urut 2 Jokowi-JK sudah peroleh suara 73 persen lebih mengungguli rivalnya nomor urut 1 Prabowo-Hatta," pungkas Ketua Tim Pemenangan di Tana Toraja, Yohanis Lintin Paembongan.
Pernyataan sama disampaikan tim koalisi Merah Putih untuk Prabowo-Hatta. menurutnya target 40 persen di Toraja masih bisa tercapai.
"Para saksi tetap mengamankan suara.Target perolehan suara Prabowo-Hatta di Tana Toraja 40 persen masih terus kita kejar. Sebab belum tercapainya target 40 persen karena kekuatan pilihan masyarakat ke Capres nomor 2 susah dibendung sesuai nuraninya," kata Wakil Ketua DPD PAN Tana Toraja, Herman Pane dan koordinator kecamatan (Korcam) Rembon.(gus/war/c)

 
Kodim Enrekang Turunkan Personil Jaga di PPK
di Update oleh ronalyw   
Senin, 14 Juli 2014 15:44

ENREKANG, BKM -- Komandan Kodim 1419 Enrekang Letkol Inf Aldrin Ali Bahasoan  berkunjung ke kantor KPU Enrekang, Sabtu (12/7) sore.  Kunjungan bersama rombongan itu dalam rangka memantau kegiatan KPU Enrekang pascapemungutan suara Rabu 9 Juli lalu.
Aldrin yang ditemani sejumlah jajarannya menyempatkan diri berbincang-bincang dengan anggota KPU Enrekang Rahmawati Karim. Ia banyak  bertanya soal kendala yang dihadapi KPU Enrekang.
"Bagaiman kondisi pasca hari H,  ada masalah yang dihadapi ya," kata Aldrin saat berbincang dengan Rahmawati.
Saat itu juga Aldrin mengatakan jika pihaknya telah menurunkan 3 personil untuk mengawal perekapan suara di tingkat kecamatan.
"Kita sudah  turunkan 3 personil tiap kecamatan. Kita harus mengawal penyelenggara agar tetap  aman dalam menjalankan tugas ini," ujar Aldrin yang berharap rekapitulasi suara tidak ada kendala.
Sementara itu, Rahmawati menjelaskan jika saat ini pihaknya baru sebatas melakukan upload C1. Perekapan tingkat kecamatan akan dilakukan secara  serentak Minggu (13/7) di 12 kecamatan. Sedangkan untuk rekap tingkat kabupaten baru akan berlangsung Rabu (16/7).
"Alhamdulillah kita telah merampungkan upload C1,  Minggu PPK serentak melakukan rekap," singkat Rahmawati. (her/war/c)


 
Buhari: Data Penduduk Sulsel Salah *10 Legislator Terpilih Dipersoalkan
di Update oleh ronalyw   
Sabtu, 12 Juli 2014 01:28

MAKASSAR, BKM--Sebanyak 10 dari 85 calon anggota legislatif (Caleg) terpilih di pemilu legislatif 9 April lalu belum bisa bernafas lega. Pasalnya, penetapan 85 orang anggota legislatif DPRD Sulsel oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel mulai dipersoalkan.
Sejumlah kalangan menilai jumlah penduduk Sulsel yang tidak mencapai 9 juta jiwa belum bisa memenuhi persyarakat untuk mendudukkan 85 anggota legislatif di DPRD Sulsel periode 2014-2019 mendatang.
Bahkan, bila merujuk undang-undang nomor 8 tahun 2012 tentang pemilihan umum anggota DPR,DPD dan DPRD di dalam pasal 23 terkait jumlah kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD provinsi dalam ayat 2 bagian e menyebutkan provinsi dengan jumlah penduduk lebih dari 7 juta hingga 9 juta orang hanya memperoleh alokasi 75 kursi.
Belum terpenuhinya persyaratan 9 juta jiwa diketahui saat berlangsungnya pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dalam rapat yang digelar Badan Anggaran beberapa waktu lalu.
Dalam pembahasan tersebut terkuak bila Plafon Perencanaan Anggaran Sementara (PPAS) memasukkan data penduduk Sulsel tahun 2013 hanya mencapai 8.342.048 jiwa.
"Ini yang menjadi persoalan, sebab jika merujuk kenaikan penduduk dalam setahun hanya berkisar 300 jiwa saja di tahun 2014 berarti belum mampu menembus angka 9 juta jiwa,"ujar legislator Sulsel Buhari Kahar Mudzakkar, Jumat (10/7).
Menurutnya, dengan kelebihan 10 legislator di Sulsel maka akan berdampak pada belanja gaji dan tunjangan lainnya.
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Andy S Arief Bulu juga mengaku heran dengan penambahan 10 wakil rakyat di Sulsel.
"KPU harus bertanggungjawab terkait penambahan jumlah anggota dewan menjadi 85 orang,"ujar Andi.
Meski demikian, legislator Demokrat Sulsel ini mengaku penambahan 10 orang legislator tersebut sudah terlanjur.
"Karena sudah terlanjur maka harus ada konsekuensi dalam membuat kebjakan umum anggaran KUA PPAS Sulsel yang tidak sampai 9 juta jiwa,"tegasnya.
Andry juga menyesalkan KPU Sulsel saat itu hanya menggunakan asumsi, bukan data asli.
Pernyataan berbeda disampaikan Ketua Komisi A DPRD Sulsel Dr Ajiep Padindang. Menurut legislator Golkar ini tidak ada lagi yang perlu dipersoalkan karena  barang tersebut  sudah lewat dan sudah ditetapkan KPU. Termasuk legislator mana yang mau dikurangi.
"Itu tidak bisa dipersoalkan lagi dan tidak ada satupun orang yan dapat menggugat keputusan 85 orang anggota legislator Sulsel,"katanya.
Tanggapan Ajiep mendapat reaksi dari Ketua Komisi D DPRD Sulsel Dr Adil Patu. Adil Patu menilai, hal itu  bisa saja dipersoalkan tetapi datanya harus kuat karena berhubungan dengan masalah hukum.
Sama halnya diungkapkan legislato Sulsel Akmal Pasluddin. Dia menilai masalah kelebihan kursi akan berbahaya jika diproses di Mahkamah Konstitusi sebab ada fakta data yang berbeda, ujar wakil ketua DPRD Sulsel. (rif/b)

 
Relawan Jokowi-JK Gelar Syukuran
di Update oleh ronalyw   
Sabtu, 12 Juli 2014 01:28

SINJAI, BKM-- Relawan dari tim pemenangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo- HM Jusuf Kalla yang mengatasnamakan Relawan Sudirman yang beralamat di Jalan Jendral Sudirman Kabupaten Sinjai berucap syukur atas kemenangan Jokowi-JK di pemilu presiden, 9 Juli lalu.
Bentuk kesyukuran tersebut juga dinampakkan  para relawan dengan mengadakan acara yang sangat sederhana dengan menghidangkan makanan khas Sulawesi Selatan yaitu Bassang dan Keripik Melinjo untuk dinikmati bersama.
Mereka juga tetap optimis dengan dasar hasil penghitungan cepat (quick count) oleh beberapa lembaga survei yang kredibel, Jokowi-JK bisa memenangkan pilpres.
“Meskipun penghitungan suara real count pilpres 2014 baru akan dimulai Komisi Pemilihan Umum (KPU), kita tetap yakin pak Jokowi-JK memenangkan pertarungan. Kita juga melakukan syukuran meski sederhana dengan makan bersama Bassang ditambah Keripik Melinjo dan minum teh gelas menandakan bahwa rakyatlah yang berdaulat bukan uang atau kekuasaan,” kata Drs. Baharuddin, ketua Relawan Sudirman Sinjai, Jumat (11/7) malam.
Bahar menambahkan, pihaknya juga meminta para relawan dan masyarakat tetap bersabar menunggu hasil perhitungan KPU yang sangat menentukan.
"Tugas belum selesai, untuk itu kepada rekan-rekan jangan larut atas eforia kemenangan ini, kita tetap menjaga suara selama proses penghitungan yang dilakukan KPU,” ujar Bahar.
Pernyataan yang sama disampaikan oleh salah satu tokoh pemuda Sinjai, Dadang Fahreza. Dadang mengatakan, kemenangan Jokowi-JK merupakan kemenangan rakyat. “Kini kita tinggal menunggu sejumlah agenda rakyat yang akan dijalankan Jokowi-JK, khususnya kaum tani, masyarakat adat, kaum miskin, dan nelayan,” ujarnya.
Diketahui, relawan yang melakukan syukuran berasal dari tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh adat, petani dan nelayan untuk Jokowi-JK. (din/war/c)


 
Kapolrestabes Minta Dukungan Masyarakat
di Update oleh ronalyw   
Sabtu, 12 Juli 2014 01:28

MAKASSAR,BKM--Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas) diwilayah Kota Makassar jelang perhitungan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kapolrestabes Makassar,  Komisaris Besar (Kombes) Pol Ferry Abraham   meminta dukungan dari seluruh kalangan masyarakat di Kota Makassar.
"Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum dan pemerintah setempat, namun masyarakat memiliki peranan penting dalam mendorong terciptanya keamanan dilingkungan masyarakat," kata Kapolrestabes.
Dikesempatan itu, Kombes Pol Ferry Abraham  tetap menekankan kerjasama semua pihak utamanya tokoh tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat untuk menjaga Kantibmas.
"Saya juga menghimbau agar seluruh jajaran Polsek bekerja profesional dalam mengawal Kantibmas di Kota Makassar," imbaunya.
Ferry menambahkan, masyarakat, tim sukses kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden  harus menahan diri dan menunggu hasil pengumuman final rekapitulasi suara dari KPU Sulsel.
"Kita juga mengimbau agar masyarakat  harus menahan diri. Proses pemilihan presiden ini tentunya ada yang kalah adapun yang menang namun yang kita harapkan tidak lain perdamaian dan marilah kita ciptakan daerah kita ini menjadi aman,"harapnya.
Hal senada diungkapkan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endi Sutendi yang juga meminta agar masyarakat di Sulsel bisa menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.
"Jaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif, siapapun nantinya presiden terpilih harus kita du kung, karena telah melalui proses demokrasi," ucap Endi kemarin.
Terpisah, Kapolsek Tallo Kompol Woro Susilo juga menambahkan, masyarakat Makassar sangat berpegang dengan prinsip 'sipakkatau,sipakkalebbi,sipakkainga'.
"Jadi dengan prinsip semboyang itu kita melihat antusiasme masyarakat pemilih dalam menciptakan keamanan dan ketertiban kota,"singkatnya.
(ish-ril/war/c)


 
Mulai Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya Akhir

Halaman 10 dari 57
hub 081241000553 untuk pemasangan banner