Download aplikasi launcher untuk

Berita Kota Online

Jl. Urip Sumohardjo No 20 Makassar (Gedung Graha Pena Makassar, Lantai 3) Telp. (0411) 451313, Fax. (0411) 452280

Benteng Rotterdam Lokasi Wisata Sejarah
di Update oleh ronalyw  
Sabtu, 31 Agustus 2013 06:00

Selain pusat perbelanjaan dan mal sebagai lokasi favorit di akhir pekan, sebagian besar warga Kota Makassar juga lebih memilih mengunjungi lokasi wisata  dan bersejarah seperti di Benteng Rotterdam sebagai lokasi favorit mereka.
Alasan mereka, Benteng yang dibangun pada tahun 1545 memiliki taman yang asri dan menjadi pusat sejarah yang mampu mengingatkan kembali warga akan arti perjuangan para pahlawan.
Tidak hanya wisatawan lokal maupun nasional yang menghabiskan waktu akhir pekannya  di benteng, wisatawan mancanegara juga menjadikan lokasi ini sebagai lokasi refreshing yang murah meriah.
Cukup menyiapkan uang ribuan di saku celana untuk membayar tiket di loket, warga sudah bisa menikmati wisata sejarah dan taman yang asri.
"Saya seringkali mengisi akhir pekan bersama keluarga di dua tempat, selain di Benteng Rotterdam juga mengunjungi Anjungan Pantai Losari," ungkap Siti Maryam, warga Perumahan Bumi Zarindah, Samata, Kabupaten Gowa ini.
Menurutnya, kedua anak laki-lakinya menjadikan taman di benteng sebagai ajang bermain sekaligus memperkenalkan benda-benda bersejarah yang berada di museum Lagaligo. Untuk apa mengisi akhir pekan di mal atau pusat perbelanjaan, lebih baik di benteng sambil mengajar mereka budaya sejak dini.
Tak lengkap hanya menikmati keindahan benteng, warga juga dimanjakan dengan berbagai penganan yang berada didalam dan diluar benteng seperti es kelapa muda, pisang epe serta berbagai penganan asli Makassar.
Benteng Rotterdam, yang kerap mendapat sebutan Benteng Ujung Pandang, pertama kali dibangun oleh Raja Gowa X, Imanriogau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Benteng itu diberi nama Pannyua, dalam bahasa Makassar berarti penyu, karena bentuknya seperti penyu atau kura-kura. Kemudian pada tahun 1634 pembangunannya dilanjutkan Raja Gowa XIV, Imangngarangi Daeng Manrabia Sultan Alauddin.
Selain dikenal sebagai Benteng Pannyua, benteng ini juga dikenal dengan nama Benteng Ujung Pandang. Pemberian nama Benteng Unjung setelah perjanjian Bungaya, 18 November 1667, benteng tersebut berada di tangan penjajah Belanda dan namanya diubah menjadi Benteng Rotterdam.
Pemberian nama Rotterdam ini diambil dari nama kota kelahiran Speelman yang merebut Benteng Ujung Pandang dari kekuasaan Kerajaan Gowa. Benteng itu kemudian dijadikan pusat pertahanan tentara Belanda hingga tahun 1942.
Penjaga Benteng Roterdam, Ahmad yang ditemui BKM, mengatakan,pada akhir pekan jumlah pengunjung meningkat hingga 20 persen dari hari biasanya. Rata-rata yang datang kalangan anak muda, pasangan suami-istri dengan membawa anak-anaknya serta para turis.
"Ya, kalau dibandingkan dengan hari - hari biasanya terjadi kenaikan sekitar 20 persen mba," ujarnya.(nik/war/C)

Benteng Rotterdam Lokasi Wisata Sejarah
Terkait :

Facebook Sediakan Fitur Baru untuk Ketahui Lokasi Teman

FACEBOOK terus mengembangkan layanan bagi para penggunanya. Rencananya, laman jejaring sosial itu akan menambah fasilitas bernama Nearby Friends yang memungkinkan pengguna Facebook dalam versi mobile untuk menemukan teman di lokasi terdekat.Nantiny

Read more

Feri Angkut 450 Wisatawan ke Pulau Jeju Tenggelam

SEOUL - Kapal feri berpenumpang 450 orang dilaporkan tenggelam sekitar 20 kilometer dari Pulau Byungpoong, Korea Selatan. Kapal tersebut diduga bocor, kemudian tenggelam perlahan-lahan.Operasi penyelamatan dilakukan Rabu pagi (16/4), menyusul sinya

Read more

Polisi Amankan Tas Mencurigakan di Lokasi Bom Boston Marathon

SETAHUN lalu warga Boston, AS dikejutkan dengan peristiwa bom di penghujung ajang maraton terbesar yang diselenggarakan di kota tersebut. Tiga orang meninggal dalam kejadian itu. Nah, kemarin (15/4) warga Boston mengadakan upacara peringatan setahun

Read more

Anggaran Penanggulangan Bencana Harus Dialokasikan

ENREKANG, BKM -- Bencana yang tidak bisa diduga kapan terjadi mengharuskan pemerintah kabupaten mengalokasikan anggaran untuk penanggulangannya. ''Saya kira wajib hukumnya untuk memberikan dana saat bencana terjadi, karena ini sifatnya tak terdug

Read more
 

Comments are now closed for this entry

hub 081241000553 untuk pemasangan banner