Download aplikasi launcher untuk

Berita Kota Online

Jl. Urip Sumohardjo No 20 Makassar (Gedung Graha Pena Makassar, Lantai 3) Telp. (0411) 451313, Fax. (0411) 452280

Polisi Sita Apartemen Mewah Tersangka KUR
di Update oleh ronalyw  
Sabtu, 04 May 2013 06:00

MAKASSAR, BKM--Penyidik Polda Sulsel menyita aset milik Dede Tasno, tersangka kasus korupsi pemberian KUR fiktif di BNI Cabang Parepare. Aset tersangka yang berhasil disita antara lain, 1  apartemen Pakubuwono senilai Rp 4.700.000.000,, 3 unit apartemen di Semanggi. Setiap unit seharga Rp 1.050.000.000, 1 unit rumah di Kembang Wangi seharga Rp.  5.8 miliar, 1 Unit rumah di Pulo Raya senilai Rp4.1 miliar, 1 nnit rumah di Bandung senilai Rp 2.5 miliar, 1unit  rumah ditaman modern senilai Rp 600.000.000,-, sebidang tanah dan bangunan Pabrik di Bulukumba sebesar Rp. 5.350.000.000,-. Kesemua asetnya yang disita senilai Rp 26.200.000.000,-.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Endi Sutendi Jumat (3/5) mengatakan penyidik masih terus menelusuri aset milik tersangka Dede Tasno.
"Berikutnya tim akan menggandeng ahli BPKP dan Ahli dari BI untuk  memeriksa  pimpinan BNI Makassar dan BNI Pusat Jakarta dan melakukan pemeriksaan tambahan terhadap tersangka maupun saksi-saksi yang dianggap belum lengkap keterangannya ,"kata Endi.
Selain itu, kata Endi, penyidik juga akan melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum.
Sekadar diketahui, kasus ini terkait pemberian kredit modal kerja-kredit usaha rakyat ( KMK-KUR) di Bank BNI Parepare kepada 100 orang petani untuk membudidaya ubi kayu melalui CV Ainul Hikmah di Maroangin,Kecamatan  Maiwa, Enrekang. Tersangka dalam kasus ini ada 4 orang masing-masing Dede Tasno selaku Direktur PT. Prima Kinerja Putra Lestari Mandiri dan Persero Komanditer CV. Ainul Hikmah, Amiruddin selaku Direktur CV. Ainul Hikmah,Supatmo selaku Wakil pimpinan Bank BNI 46 Pare-Pare tahun 2011 serta Rudi Somali selaku karyawan CV. Ainul Hikmah.
Dari hasil penyelidikan dan penyidikan terkuak kalau pada Juni, Juli, Agustus dan September  2011, pihak Bank BNI Parepare memberikan fasilitas KUR kepada 100 petani / debitur Budi daya Ubi Kayu Moroangain dengan penjamin CV. Ainul Hikmah selaku anak perusahaan  PT. Prima Putra Kinerja Lestari Mandiri dengan nilai kredit masing masing petani sebesar Rp. 440.000.000,- untuk membiayai lahan seluas 50 Ha. Total kredit yang dikeluarkan  Bank BNI Parepare kepada 100 petani / debitur sebesar Rp. 44.000.000.000,- dengan luas lahan 5000 Ha. Kemudian pihak BNI Parepare juga memberikan dana talangan Rp. 2.728 juta  untuk pembayaran bunga selama 6 bulan sehingga total dana yang dikucur sebesar Rp. 46.728.000.000.-
AProses pengajuan permohonan 100 petani/debitur seluruhnya dikoordinir CV. Ainul Hikmah dimana pihak petani hanya memberikan foto copy KTP dan Kartu Keluarga tetapi dokumen  seperti SKU, NPWP, laporan Keuangan, luas lahan semuanya dibut oleh pihak CV. Ainul Hikmah dan Bank BNI 46 SKC pare-pare.
Sementara itu, pihak BNI 46 Parepare melakukan pencairan tidak sesuai dengan tahapan kegiatan.  Rekening 100 petani ubi kayu Maroangin selanjutnya dipindahbukukan ke rekening CV. Ainul Hikmah. (cha/C)

Polisi Sita Apartemen Mewah Tersangka KUR
Terkait :

Perankan Jokowi, Ben Joshua Harus Kurus

JAKARTA - Mulai besok Ben Joshua, 34, akan menjalani syuting film terbarunya. Dia bakal memerankan karakter Presiden terpilih Indonesia Jokowi dalam film layar lebar berjudul Jokowi Adalah Kita.Ini film pertama setelah 2011 bermain di Khalifah, ka

Read more

Kapolri: Dua Polisi yang Ditangkap Malaysia Belum Tentu Bersalah

JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Sutarman menegaskan dua anggotanya yang ditangkap Polisi Diraja Malaysia (PDRM), AKBP Idha Endri Prastiono dan BripkaMP Harahap terkait kasus narkoba belum tentu bersalah.Penegasan itu disampaikan Sutarman dengan alas

Read more

Polisi Tahan Penambang Ilegal Pasir di Tanralili

MAROS, BKM -- Pemilik  tambang galian C yang selama ini diduga melakukan aktifitas secara  ilegal  di Sungai Bontotangnga Desa Allaeere,  Kecamatan Tantalili, Dg Ralla (45), warga Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Bantimurung, terpaksa digelandan

Read more

6 Polisi Diperiksa, Propam Belum Temukan Eksekutornya

"Setelah enam orang oknum kepolisian yang menjalani pemeriksaan, penyidik sudah mengindetifikasi keterlibatan oknum polisi. Tapi oknum penembaknya belum kita tahu siapa dan dari kesatuan mana," Kompol Andi Abbas-Kasi Propam Polrestabes Makassar 

Read more
 

Comments are now closed for this entry

Banner