Download aplikasi launcher untuk

Berita Kota Online

Jl. Urip Sumohardjo No 20 Makassar (Gedung Graha Pena Makassar, Lantai 3) Telp. (0411) 451313, Fax. (0411) 452280

Polda Sita Aset Bos PT Prima
di Update oleh ronalyw  
Selasa, 30 April 2013 06:00

MAKASSAR, BKM--Penyidik Polda Sulsel menyita aset Dede Tasno, tersangka kasus korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BNI Cabang Parepare dan Bulukumba.
Aset yang disita berada di sejumlah daerah diantaranya Jakarta, Bandung, Parepare dan Bulukumba.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes  Endi Sutendi Senin (29/4) mengatakan, semua aset  disita karena disinyalir merupakan hasil tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan KUR.
Langkah penyitaan dilakukan setelah polisi menggandeng PPATK menelusuri aliran dana dari rekening giro BNI CV. Ainul Hikmah dan rekening tersangka Dede Tasno.
Penyidik juga menyurati BPN Pusat dan BPN Makassar untuk menelusuri  lahan serta bangunan tersangka Dede Tasno dan Supatmo.
''Kami akan ekspose dan meminta BPKP Sulsel melakukan audit perhitungan kerugian negara," tegas Endi.
Tak sampai disitu, kata Endi, upaya yang dilakukan penyidik, yakni dengan meminta Bank Indonesia untuk membuka rekening CV. Ainul Hikmah. Selanjutnya menyita dokumen KUR BNI Parepare. "Kita juga menyita rekening koran 100 petani," tegas Endi.
Sekedar diketahui, fasilitas kredit modal kerja kredit usaha rakyat diberikan kepada 100 petani untuk budidaya ubikayu melalui CV Ainul Hikmah di Maroangin, Kecamatan Maiwa, Enrekang. Kerugian negara dalam kasus ini Rp 46.728.000.000.
Polisi menetapkan 4 orang tersangka yakni Dede Tasno, Direktur PT. Prima Kinerja Putra Lestari Mandiri dan Persero Komanditer CV. Ainul Hikmah, Amiruddin selaku Direktur CV. Ainul Hikmah, Supatmo selaku Wakil pimpinan Bank BNI 46 SKC Parepare tahun 2011 serta Rudi Somali selaku karyawan CV. Ainul Hikmah. Keempat tersangka  ditahan. (eka/cha/B)

Polda Sita Aset Bos PT Prima
Terkait :

Bos Dutalaras Perintahkan Anak Buah Bakar Catatan Pemberian Uang ke Anas

JAKARTA - Direktur Operasional PT Dutasari Citralaras, Ronny Wijaya mengaku pernah diperintah oleh Direktur Utama Dutasari Machfud Suroso untuk memusnahkan seluruh catatan pemberian uang kepada mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Ket

Read more

Rumah Anggota Dit Intelkam Polda Dibobol Maling

MAKASSAR, BKM -- Rumah milik salah seorang anggota Dit Intelkam Polda Sulsel, Bripka Syahrial, di BTN Levina No 6 Jalan Sirina Pacce, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (27/8) sekitar pukul 11.00 Wita, dibobol maling.Aksi pencurian ini

Read more

Tak Bayar Sewa Lapangan, Persitara Kena Sanksi Komdis

JAKARTA - Klub Persitara Jakarta Utara, terus dirundung masalah. Setelah mendapat sanksi PT Liga Indonesia, kini giliran Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang memberi sanksi terhadap klub itu.Persitara dianggap bertingkahlaku buruk berupa tidakterlaks

Read more

Wakapolri Ajak Masyarakat Ikut Bongkar Kasus Suap di Polda Jabar

JAKARTA - Kasus dugaan suap dari bandar judi online kepada dua oknum perwira di jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat, masih terus diusut Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI.Bahkan, Waka Polri Komjen Badrodin Haiti berjanji kasus ini a

Read more
 

Comments are now closed for this entry

hub 081241000553 untuk pemasangan banner