Download aplikasi launcher untuk

Berita Kota Online

Jl. Urip Sumohardjo No 20 Makassar (Gedung Graha Pena Makassar, Lantai 3) Telp. (0411) 451313, Fax. (0411) 452280

GOWA, JENEPONTO, TAKALAR, MAROS, PANGKEP
Murid SD Perkosa Balita
di Update oleh ronalyw   
Selasa, 22 Juli 2014 00:43

GOWA, BKM--A alias F (11), murid SD kelas 5  mencabuli Bunga (samaran) balita yang baru berusia empat tahun. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Parigi, Sabtu (18/7) lalu. A alias F nekat memperkosa gadis ingusan tersebut di bawah kolong rumah korban. Perbuatan asusial ini ketahuan ibu korban yang langsung mempersoalkan masalah  ini dan melapor ke Polsek Parigi.
Kanit PPA Polres Gowa, Iptu Sarce, Senin (21/7) pagi mengatakan, kasus ini telah ditangani Polres namun kasusnya masih dititipkan di Polsek Parigi.
''Kami baru mau ke lokasi untuk melakukan proses pengembangannya termasuk hasil visum korban dan menjemput pelakunya,'' jelas Iptu Sarce.
Dijelaskan Iptu Sarce, kronologis kejadiannya ketika dua bocah bertetangga ini bermain-main di kolong rumah Bunga. Entah kenapa, tambah Iptu Sarce, pelaku membuka celana dalam korban dan melakukan hal tak senonoh tersebut. ''Kelakuan bocah SD ini tertangkap basah ibu korban,'' jelas Iptu Sarce.
Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Gowa, Hj Hasniaty Hayat yang dimintai komentarnya kemarin mengatakan, tidak bisa dipungkiri jika perilaku anak-anak dengan melakukan hubungan tak sewajarnya tersebut, karena pengaruh buruk dunia internet. ''Anak TK saja sudah bisa akses internet. Itu karena kesalahan  orangtua sendiri yang membekali anak-anaknya dengan ponsel yang bisa mengakses internet sehingga apapun bisa diketahui anak-anak tanpa ada filter. Peran orangtua dalam kasus ini jelas harus turut menjadi bagian yang harus bertanggungjawab atas kejadian ini,'' ucap Hasniaty Hayat memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Gowa untuk menuntaskan kasus-kasus cabul yang telah terjadi di Gowa yang didominasi korbannya anak di bawah umur termasuk para pelakunya juga. (sar/cha/B)

 
Polisi Ringkus Pembunuh Pengusaha Cabe
di Update oleh ronalyw   
Selasa, 22 Juli 2014 00:43

JENEPONTO,BKM--Aparat Polres Jeneponto meringkus, Adhy (23) tersangka pembunuh Rosmiati Daeng Baji, pengusaha cabe warga Kunjungmange Timur, Kelurahan Sidenre. Adhy ditangkap polisi di sebuah halte di Kampung Sidenre.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jeneponto, AKP  Hari Suwita, Senin (21/7) mengatakan, kasus pembunuhan Rosmiati yang sebelumnya disebut misterius akhirnya berhasil terungkap. Setelah 11 hari melakukan penyelidikan, polisi berhasil mengungkap identitas pelaku. Rosmiati sendiri ditemukan tewas bersimbah darah di saluran air kebun cabe miliknya, Selasa 8 Juli lalu.
Tersangka Adhi yang ditemui BKM di kantor Polres Jeneponto, mengaku khilaf dengan perbuatannya. Dia berkilah dalam kondisi setengah sadar saat menghabisi nyawa korban,
Adhy mengaku nekat merampok lantaran dililit utang.
Adhy menghabisi nyawa korban dengan menggunakan balok sepanjang 30 centimeter.
Emas 10 gram milik korban rencananya akan dijual untuk membayar utang.
korban untuk rencana dijual  untuk bisa menebus hutangnya.
"Saya khilaf, saya tidak tahu kenapa saya bisa melakukan itu. Saya tidak sadar mungkin karena belakangan ini ada utangku Rp 2, 5 juta, sehingga saya nekat mengahabisi korban. Saya ambil kalung 10 gram yang rencananya akan saya jual," ujarnya.
Adhy mengaku sangat menyesal dan ingin meminta maaf kepada keluarga korban.
"Saya menyesal, saya khilaf, saya orang miskin, saya minta maaf kepada keluarga korban yang se dalam dalamnya. Saya ingin menpertanggungjawabkan perbuatan saya di depan hukum,'' tandas Adhy.
Daeng Jarre, suami korban mengatakan, dirinya sangat berterima kasih kepada polisi lantaran telah berhasil menangkap pelaku pembunuh istrinya. (krk/cha/C)

 
Bupati Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat
di Update oleh ronalyw   
Selasa, 22 Juli 2014 00:43

TAKALAR,BKM--Menjelang Idul Fitri 1435 H, Polres Takalar menggelar Operasi Ketupat. Gelar pasukan dipimpin Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin di Lapangan Kantor Polres Takalar, Senin (21/7). Gelar pasukan ditandai pemasangan atribut pengamanan ke masing-masing perwakilan Kepolisian, Kodim, Danyon 726 Tamalatea, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Gelar pasukan dilaksanakan serentak. Ini merupakan tahapan penting yang harus dilaksanakan sebagai proses managerial.
Guna menggerakkan roda pemerintahan menuju hidup adil, makmur dan sejahtera, Bupati Takalar berharap ada sinergitas seluruh komponen masyarakat menjelang lebaran dan penyelenggaraan agenda pemilu capres cawapres.
Hingga proses demokrasi yang paripurna melalui tahap pemantapan dapat terwujud.
Tahun ini pada skala nasional, diperkirakan terjadi peningkatan jumlah pemudik lebaran yang diperkirakan mencapai kurang lebih 27,9 juta jiwa dari jumlah pemudik tahun lalu. Kondisi tersebut cukup berpengaruh terhadap timbulnya potensi kerawanan kecelakaan lalulintas. Karenanya sangat dibutuhkan pengawalan ekstra sebagai bentuk antisipasi.
"Semoga gelar pasukan dapat memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," harapnya. Analisa dan evaluasi operasi ketupat tahun 2013 kejahatan mengalami penurunan 49,57 persen dari jumlah kejahatan tahun 2012 sebanyak 5.084.
Sementara kecelakaan tahun 2013 menurun 790 korban dan  meninggal juga menurun 12,44 persen dari jumlah 908 korban tahun 2012. (tom/cha/C)

 
Proyek Jalan Nelayan Terkendala Perencanaan
di Update oleh ronalyw   
Selasa, 22 Juli 2014 00:43

TAKALAR, BKM--Program pembangunan jalan nelayan di sejumlah titik di Kecamatan tertentu, belum bisa direalisasikan secara bersamaan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Takalar, HM Najib Kasim, Senin (21/7) mengatakan, pihaknya optimisi bisa merealisasikan seluruh program hingga batas waktu yang ditentukan.
"Saat ini sudah ada lima item proyek jalan nelayan yang sudah hampir diselesaikan oleh pihak rekanan, salah satu penyebab kenapa sepuluh item proyek jalan nelayan tidak sekaligus dikerjakan. Itu karena lambatnya sistem perencanaan yang dikeluarkan oleh pihak konsultan," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, HM Najib Kasim.
Selain tetap optimis dapat merampungkan seluruh kegiatan yang ada di dinas ini, HM Najib Kasim bersama jajarannya terus berpacu dengan waktu untuk merampungkan beberapa proyek besar, seperti proyek pembangunan pendaratan pelabuhan ikan.
"Bukan  cuma proyek jalan Nelayan yang terus kami genjot pelaksanaannya, tetapi salah satu target yang akan kami realisasikan perampungannya adalah proyek PPI Beba diDesa Tamasayu," tandasnya. (ari/cha/C)

 
Minta Baju Lebaran, Suami Jotos Istri
di Update oleh ronalyw   
Selasa, 22 Juli 2014 00:43

GOWA, BKM-- Gara-gara hanya minta uang untuk beli baju lebaran, seorang istri bernama Miske mendapatkan perlakuan kekerasan dari suaminya, Erwin. Kasus KDRT ini terjadi Minggu (20/7) malam di rumah pasanan suami istri muda ini di BTN Ana' Gowa, Kecamatan Pallangga, Gowa.
Dari kekerasan yang dilakukan Erwin tersebut, Miske mengalami luka lebam di bagian wajah, robek di bibir dan satu giginya copot, bahkan Miske sempat tak sadarkan diri. Setelah siuman, Ibu satu anak inipun lalu melaporkan kekerasan yang dialaminya kepada polisi.
Petugas SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polres Gowa, Minggu malam mengatakan, korban mengalami siksaan hingga pingsan. Kronologisnya, kata Aiptu Rachman,  korban mengalami siksaan itu ketika suaminya baru saja pulang kerja.
''Suami korban yang juga adalah pelaku telah kami tahan dan kini menjalani pemeriksaan di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Akibat perbuatan pelaku diancam UU kekerasan tentang KDRT denganancaman kurungfan di atas lima tahun penjara,'' terang Aiptu Rachman.
Dalam pengakuan korban, saat suaminya baru pulang kerja malam itu, dia meminta uang belanja untuk membeli baju baru bersama anaknya. Namun belum dapat jawaban sekenanya, tiba-tiba Erwin spontan emosi hingga langsung menganiaya korban dengan pukulan bertubi-tubi.
Tak berselang lama usai Miske melaporkan kejadian yang dialaminya, petugas Polres tiba di TKP (rumah korban) dan langsung mengamankan Erwin dan membawanya ke Polres untuk proses selanjutnya. ''Saya disiksa dengan cara dipukuli menggunakan kepalan tangannya,'' aku Miske kepada petugas mengisahkan perilaku suaminya tersebut. (sar/cha/C)


 
Mulai Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya Akhir

Halaman 1 dari 36
Banner