Download aplikasi launcher untuk

Berita Kota Online

Jl. Urip Sumohardjo No 20 Makassar (Gedung Graha Pena Makassar, Lantai 3) Telp. (0411) 451313, Fax. (0411) 452280

GOWA, JENEPONTO, TAKALAR, MAROS, PANGKEP
Dewan Baru Diwarisi Tiga Ranperda
di Update oleh ronalyw   
Kamis, 28 Agustus 2014 01:01

JENEPONTO, BKM -- Selama masa jabatan anggota DPRD Jeneponto periode 2009-2014, lima buah rancangan peraturan daerah (ranperda) berhasil ditetapkan menjadi peraturan daerah (perda), dari delapan renperda yang diserahkan lembaga eksekutif ke DPRD beberapa waktu lalu. Tiga ranperda tersisa, belum mampu diselesaikan hingga masa jabatannya berakhir.
Lima perda yang ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD Senin (25/8), yakni Perda Izin Jasa Konstruksi, Perda RPJMD Jeneponto tahun 2014-2018, Perda Pengelolaan Sampah, Perda Bangunan dan Gedung, dan revisi atas Perda nomor 2 tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD.
Sedangkan dari tiga ranperda yang belum diselesaikan,yakni Ranperda Pembentukan Badan Narkotika, Ranperda Pembentukan Perusahan Daerah (PD) dan Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
"Ketiga ranperda yang tersisa ini akan menjadi pekerjaan rumah bagi 40 anggota DPRD baru," jelas mantan Ketua DPRD Jeneponto, Syuaib Sewang, usai penyerahan tongkat palu pimpinan sidang kepada Ketua DPRD Jeneponto Kasmin Karaeng Gassing di gedung DPRD Jeneponto, Selasa (26/8).
Mantan anggota DPRD. Jeneponto enam periode ini mengatakan, pihaknya minta agar tiga ranperda yang belum selesai, bisa diselesaikan tepat waktu.
Hal ini perlu, jelas dia, untuk menghindari cemooh masyarakat yang mengatakan anggota DPRD bisu alias diam selama duduk di lembaga eksekutif. "Hindari 4D, yakni Datang, Duduk, Diam dan Duit," katanya.
Tak kalah pentingnya, menurut dia, jangan ada niat untuk tersangkut masalah hukum. Misalnnya, Surat Perintaah Perjalanan Dinas (SPPD) palsu dan lainnya. "Harapan saya, bekerja jujur karena jabatan adalah amanah," katanya.
Sementara itu, mantan Ketua Komisi II DPRD Jeneponto, Alamsyah Mahadi Kulle, mengatakan, pembentukan badan narkotika bertentangan secara keseluruhan dengan peraturan presiden bernomor 23 tahun 2007, artinya ditolak.
Sedangkan ranperda pembentukan BUMD dan perusahan daerah bisa diajukan kembali setelah diperbaiki dan dibahas oleh anggota DPRD baru.
"Kalau ditolak, itu berarti tidak bisa diajukan kembali, kecuali ranperda yang dikembalikan ke eksekutif untuk disempurnakan, eksekutif bisa mengajukan lagi. Namun, pembahasan dilakukan oleh DPRD baru," ujar Alamsyah Mahadi Kulle. (krk/ams/b)

 
Bupati Terima Pesangon Purnapasti
di Update oleh ronalyw   
Kamis, 28 Agustus 2014 01:01

MESKI telah menjadi Bupati Maros, HM Hatta Rahman, tetap menerima pesangon purnapasti yang diperuntukkan bagi mantan anggota DPRD Kabupaten Maros periode 2009-2014. Hatta Rahman menerima pesangon sebesar Rp1,3 juta.
Menurut Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Maros, Towadeng, sedikitnya nilai pesangon purnapasti yang diterima Hatta Rahman karena masa baktinya sebagai anggota Dewan hanya sekitar setahun.
Berdasarkan perundang-perundangan yang berlaku di Indonesia, seluruh anggota DPRD ketika memasuki masa akhir jabatannya, berhak mendapatkan pesangon purnapasti yang nilainya sebesar satu kali nilai uang representatif.
"Kebetulan Pak Bupati pernah menjabat sebagai anggota Dewan. Dia pun mendapatkan pesangon purna pasti. Nilainya sekitar Rp1,3 juta karena dihitung berdasarkan nilai uang representatif anggota DPRD. Jadi, pesangon purnapasti setiap tahunnya bernilai sekitar Rp1,3 juta lebih," jelasnya, kemarin.
Untuk anggota DPRD yang menjalani masa jabatan hingga lima tahun, dia akan mendapatkan sekitar Rp8 juta. Bupati Maros, Hatta Rahman, sendiri pernah menjabat anggota Dewan dari PAN selama setahun. (ari/ams/c)

 
Agustus, 10 Kebakaran
di Update oleh ronalyw   
Kamis, 28 Agustus 2014 01:01

SELAMA bulan Agustus 2014, sebanyak 10 kali terjadi kebakaran di Kabupaten Jeneponto. Penyebabnya pun beragam. Tapi umumnya, akibat arus pendek listri dan keteledoran pemilik rumah.
Kepala Seksi Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto, Taufik Karaeng Raja, mengaku, selama bulan Agustus, peristiwa kebakaran memang cukup tinggi di Jeneponto.
"Belum genap 30 hari, sudah 10 kebakaran di Kabupaten Jeneponto. Luar biasa banyaknya. Tidak cukup sebulan, 10 rumah warga hangus terbakar," ujar Karaeng Raja, Rabu (27/8).
Untuk meminimalisir potensi kebakaran akibat arus pendek atau korsleting ke depan, Karaeng Raja meminta PLN untuk rajin turun ke masyarakat melakukan sosialisasi soal kelistrikan.
"Sosialisasi penting supaya masyarakat faham soal bahaya kebakaran yang diakibatkan oleh listrik, bagaimana proses terjadinya. Saya kira PLN perlu turun tangan langsung," ujarnya. (krk/ams/c)

 
484 JCH Gowa Dilepas
di Update oleh ronalyw   
Kamis, 28 Agustus 2014 01:01

BUPATI Gowa, Ichsan Yasin Limpo, meminta seluruh Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Gowa mendoakan daerah Gowa pada setiap shalatnya agar daerah ini tetap dalam kemakmuran dan rakyatnya senantiasa sejahtera.
Hal itu disampaikan Ichsan YL saat melepas secara resmi pemberangkatan sebanyak 484 JCH asal Gowa. Pelepasan yang dihadiri para JCH yang berasal dari 18 kecamatan ini berlangsung pukul 10.00 Wita di Masjid Agung Syekh Yusuf Sungguminasa, Rabu (26/8).
Pada kesempatan itu, bupati banyak memberikan arahan kepada para JCH, baik sebelum berangkat maupun setelah berada di tanah suci Mekkah dan melaksanakan seluruh rukun haji. Bupati juga berharap masyarakat Gowa yang akan menunaikan rukun Islam yang kelima ini menjaga kesehatannya sebelum dan selama berada di Mekkah.
Plt Kepala Kantor Kemenag RI Gowa, Jamaris A Halik, di sela-sela pelepasan tersebut, mengatakan, 484 JCH asal Gowa terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter). Kloter pertama atau kloter 5 sebanyak 331 orang berangkat pada 6 September mendatang, kloter 25 sebanyak 16 orang akan berangkat bersamaan kloter 26 sebanyak 137 orang pada 26 September berikutnya. (sar/ams/c)

 
Tonasa Salurkan Pinjaman Modal
di Update oleh ronalyw   
Kamis, 28 Agustus 2014 01:01

SEBANYAK 216 Usaha Kecil Menengah (UKM )di Kabupaten Pangkep menerima pinjaman modal kerja tahap keempat dengan total Rp 3.070 juta dari PT Semen Tonasa. Penerimaan dilakukan di kantor pusat PT Semen Toanasa di Biringere, Kecamatan Bungoro, Rabu (27/8).
Program kemitraan ini menjadi salah satu kontribusi perusahaan PT Semen Tonasa untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mendukung peningkatan laju ekonomi di wilayah Kabupaten Pangkep, khususnya masyarakat yang
bergerak di dunia usaha kecil dan menengah yang ada di wilayah ring I danII di Kabupaten Pangkep dan ring III di luar Kabupaten Pangkep.
Kepala CSR Tonasa, Fery Jufri, menjelaskan, bantuan PT Semen Tonasa ini adalah wujud kepedulian memberantas penganggurandan mengapresiasi pedagang-pedagang yang mau berkembang.
Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Pangkep, Dewa Bochari, menyampaikan terima kasihnya kepada PT Semen Tonasa yang turut meringankan beban pelaku usaha kecil di Pangkep.
Di Pangkep, menurut dia, ada 30 ribu unit yang bergerak di berbagai sektor, meliputi sektor industri perdagangan, non perdagangan dan aneka jasa. PT Semen Tonasa mampu memberikan andil dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, begitu pun penyerapan tenaga kerja. (ria/ams/c)

 
Mulai Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya Akhir

Halaman 1 dari 28
Banner